Kamis, 24 Desember 2009

Perbedaan Status Gizi Dan Prestasi Belajar Anak Di Sekolah Dasar Negeri Daerah Pantai Dan Daerah Pegunungan

Daerah pantai dan daerah pegunungan mempunyai lingkungan yang berbeda satu sama lain ditinjau dari keadaan geografis dan keadaan kesehatan lingkungan. Hal ini menyebabkan perbedaan dalam jenis komoditi pangan yang dihasilkan dan pangan yang tersedia pada kedua daerah tersebut. Daerah pantai
dominan akan produksi ikan dan hasil laut lain sedangkan daerah pegunungan dominan akan produksi sayur-mayur, palawija dan hasil perkebunan. Perbedaan jenis komoditi ini menyebabkan perbedaan jenis dan jumlah pangan yang biasa dikonsumsi sehari-hari pada kedua daerah tersebut. Keluarga didaerah pantai
cenderung mengkonsumsi ikan laut dan hasil laut lainnya sedang keluarga di daerah pegunungan cenderung mengkonsumsi makanan nabati. Hal ini menyebabkan anak di daerah pantai cenderung lebih banyak  mengkonsumsi ikan segar dan hasil olahannya yang kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6.
Asam lemak esensial ini mempunyai peranan penting dalam peningkatan kecerdasan anak (Ali Khomsan, 2003:4), sehingga dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Keadaan ini berbeda dengan daerah pegunungan dimana masyarakat daerah pegunungan jarang bahkan sebagian tidak dapat mengkonsumsi ikan segar
yang kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6, sehingga peningkatan kecerdasan anak relatif kurang dibandingkan dengan anak daerah pantai.

Penelitian ini mengungkap permasalahan tentang perbedaan status gizi dan prestasi belajar anak di SD Negeri daerah pantai dan daerah pegunungan Kabupaten Pati tahun pembelajaran 2004/ 2005. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan status gizi dan prestasi belajar anak di SD Negeri daerah pantai dan daerah pegunungan Kabupaten Pati tahun pembelajaran 2004/ 2005.

Jenis penelitian bersifat explanatory research (penelitian penjelasan) untuk menjelaskan perbedaan status gizi dan prestasi belajar anak SD Negeri di daerah pantai dan daerah pegunungan Kabupaten Pati. Metode yang digunakan adalah metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 dan 5
SD Negeri, pada daerah pantai yaitu 35 SD N di Kecamatan Tayu dan pada daerah pegunungan adalah 40 SD Negeri di Kecamatan Kayen. Sampel pada daerah pantai berjumlah 48 siswa di SD N 01 Sambiroto Kecamatan Tayu dan pada daerah pegunungan berjumlah 70 siswa di SD N 01 Beketel Kecamatan Kayen
Kabupaten Pati.

Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan status gizi secara signifikan antara anak SD Negeri di daerah pantai dan daerah pegunungan Kabupaten Pati. Hal ini dikarenakan sebagian besar masing-masing anak mampu mencukupi kebutuhan tubuhnya akan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh.
Download Skripsi Selengkapnya

0 komentar:

Poskan Komentar

 

PTC Terbaik

CO.CC:Free Domain
Image and video hosting by TinyPic

Site Info

free counters

Followers

Budayakan Baca Buku Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template